Evaluasi distribusi hara demplot PUCAMADU

Berikut ini adalah evaluasi hasil penggunaan pupuk hayati Pucamadu pada tanaman padi sawah di Kabupaten Berau. Analisis ini menunjukkan bahwa dengan aplikasi pupuk hayati Pucamadu, hasil panen gabah kering panen (GKP) dapat ditingkatkan secara signifikan. Pengurangan dosis pupuk kimia dan aplikasi pupuk hayati Pucamadu menjadi faktor utama dalam mencapai hasil panen optimal. Pada aplikasi pertama, dengan dosis urea 50 kg/hektar dan NPK 100 kg/hektar, hasil panen mencapai 5,4 ton GKP per hektar. Pada aplikasi kedua dengan dosis NPK yang lebih tinggi, hasil panen meningkat menjadi 6,1 ton GKP per hektar. Namun, potensi maksimal hasil panen mencapai 9 ton GKP per hektar dapat dicapai dengan aplikasi Pucamadu pada dosis urea 200 kg/hektar dan NPK sebesar 450 kg/hektar. Faktor lain yang memengaruhi hasil panen adalah kondisi tanah, seperti kadar nitrogen, fosfat, dan kalium yang dapat ditingkatkan dengan Pucamadu dengan memenuhi kebutuhan hara tanaman. Informasi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi.