Pucamadu Memberikan Anti Bodi Tanaman

Tim Pucamadu berkunjung ke kelompok tani Karya Basuki di Kampung Campursari, Kecamatan Kalisayan, untuk berbincang dengan Mbah Warno, seorang petani senior. Mbah Warno berbagi pengalaman tentang penggunaan pupuk hayati Pucamadu yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Bero. Menurutnya, tanah menjadi lebih subur, tidak keras, dan memiliki suhu yang hangat, yang diyakini sebagai hasil kerja bakteri dalam pupuk. Selain itu, tanaman cabai yang awalnya terancam gagal akibat curah hujan tinggi tetap sehat dan tidak terkena serangan jamur setelah menggunakan pupuk Pucamadu. Meskipun tanaman cabai tersebut telah dipanen sebanyak 11 kali, tanahnya tetap subur dan tidak mengalami masalah penyakit. Penggunaan pupuk hayati Pucamadu dianggap berhasil memberikan dampak positif pada hasil panen dan membantu petani menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Pengaplikasian pupuk Pucamadu diharapkan dapat menjadi solusi bagi para petani lainnya.