Semangka Super Umur 56Hari Pasca Aplikasi Dengan PUCAMADU

Bapak Saifudin adalah petani semangka dari Kampung Tunggal Bumi, Talisayan Berau, Kalimanan Timur. Berdasarkan testimoni beliau setelah aplikasi Pucamadu, perkembangan tanaman sangat baik karena fase vegetatif tanaman tumbuh merata di umur 30 hari. Sementara itu semangka umur 56 hari di lahan holtikultura tanaman semangka kelompok tani Tunas Karya sudah menghasilkan buah semangka super seperti pada video berikut ini.

Pucamadu Sebagai Penggembur Tanah Secara Biologi

Seperti halnya manusia, tanaman juga makhluk hidup yang membutuhkan air dan nutrisi. Tetapi mulut tanaman sebagai masuknya air dan nutrisi adalah akar yang berada di dalam tanah. Fisik tanah yang bagus dapat menyimpan air dan oksigen dengan baik untuk memberikan media yang nyaman bagi mikroba fungsional yang bersimbiosis dengan akar. Aplikasi pupuk hayati Pucamadu dapat digunakan untuk mendapatkan tanah yang bagus dan gembur seperti dijelaskan pada video berikut ini.

Keberadaan Nitrat Di Tanah Sangat Penting – Pucamadu

Fungsi nitrogen bagi tanaman adalah untuk merangsang pertumbuhan vegetatif secara keseluruhan untuk pertumbuhan akar, batang dan daun. Nitrogen juga berperan penting dalam pembentukan protein, lemak dan senyawa organik lainnya. Sehingga nitrogen dapat memberikan stamina yang cukup bagi tanaman untuk tumbuh dan bertahan dari serangan penyakit. Pucamadu dilengkapi dengan bakteri pengikat nitrogen untuk menjamin ketersediaan nitrogen di tanah.

Penggembur Tanah Sekitar Perakaran Dengan Mikroba – Pucamadu

Fungsi akar sangat penting bagi tanaman karena sebagai mulut masuknya air dan nutrisi bagi tanaman, sehingga pertumbuhan tanaman sangat bergantung dari pertumbuhan akar. Penggunaan pupuk hayati Pucamadu yang memiliki bahan mikroba aktif untuk menggemburkan tanah akan membuat akar tumbuh ke bawah lebih leluasa sehingga penyerapan air dan nutrisi menjadi lebih efektif seperti dijelaskan pada video berikut ini.

Mengapa Tanah Pertanian Indonesia Bertambah Asam – Pucamadu

Indonesia berada di atas tanah yang dibentuk dari tanah vulkanik atau tanah pegunungan sehingga banyak mengandung usur besi dan belerang atau sulfat, sehingga berpotensi untuk membentuk senyawa pirit atau besi di sulfida. Apabila permukaan air tanah turun, maka senyawa pirit tersebut akan teroksidasi yang membentuk senyawa asam sulfat dan menyebabkan tanah menjadi asam atau pH tanah turun. Solusi masalah tersebut adalah dengan aplikasi Pucamadu yang dilengkapi pelarut sulfat, sehingga pH tanah menjadi normal seperti dijelaskan pada video berikut ini.

Mengapa Swasembada Pangan Belum juga Tercapai – Pucamadu

Mengapa negera agraris kita yang begitu luas belum juga berswasembada pangan? Hal itu dikarenakan kesuburan tanah kita tidak tercapai atau bahkan semakin menurun kesuburannya sehingga produktivitasnya menurun dan tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Solusinya adalah dengan aplikasi Pucamadu untuk meningkatkan kesuburan tanah yang dapat dijelaskan pada video berikut ini.