Pada kali ini, kita akan membahas penggunaan pupuk alami Pucamadu dalam meningkatkan hasil panen jagung pulut di Kabupaten Baru. Pupuk ini merupakan campuran dari cairan pucak madu, Ponska, dan difermentasi selama dua hingga tiga hari. Penggunaan pupuk ini akan dibandingkan dengan tanaman jagung yang hanya menggunakan pupuk kimia NPK. Hasilnya menunjukkan bahwa tanaman yang diberi pupuk Pucamadu memiliki pertumbuhan lebih cepat, akar lebih kuat, dan batang lebih besar meskipun tanah pada awalnya adalah tanah liat yang keras. Selain itu, pupuk ini juga membantu memperbaiki sifat fisik tanah melalui proses agregasi, sehingga tanah menjadi lebih gembur. Pupuk ini juga dikombinasikan dengan bakteri asus berilium yang menghasilkan hormon untuk merangsang pertumbuhan akar. Dalam tahap pemupukan ketiga, yaitu menjelang masa bunting, tanaman yang diberi pupuk Pucamadu menunjukkan hasil yang luar biasa, bahkan setelah dimakan oleh ternak, tanaman masih tetap tumbuh dengan baik. Kesimpulan dari percobaan ini adalah pupuk Pucamadu sangat cocok digunakan di Kabupaten Baru untuk meningkatkan hasil panen jagung.
Pertumbuhan Tanaman Jagung Yang Luar Biasa Setelah Di Aplikasi Pucamadu Kab.Barru, Sulawesi Selatan
