Pada video ini, ditunjukkan proses fermentasi pucak madu yang dilakukan oleh seorang petani bernama Pak Beni Suryadi di daerah Limbangan, Kecamatan Candiroto, Temanggung. Proses fermentasi ini menggunakan bahan-bahan organik seperti NPK, Pucamadu, dan air. Pertama, NPK dicampurkan ke dalam air hingga larut sepenuhnya, lalu dicampurkan ke dalam drum yang telah disiapkan. Setelah itu, Pucamadu yang masih dalam kemasan segel dimasukkan ke dalam ember dan dicampurkan ke dalam air. Selain itu, tambahan bahan lain seperti tetes tebu digunakan untuk menghidupkan bakteri agar proses fermentasi berjalan optimal. Setelah semua bahan tercampur, campuran tersebut dibiarkan fermentasi selama tiga hari sebelum dapat digunakan pada tanaman. Pak Beni menunjukkan antusiasme besar dalam menerapkan teknologi pertanian berbasis organik untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.
Pucamadu Biang Bakteri Penyubur Tanah
