PUCAMADU sebagai solusi untuk mengatasi ke Asaman

Tanaman melon di Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, mengalami masalah pertumbuhan akibat pH tanah yang sangat rendah, sekitar 3,5 hingga 4,2. Hal ini menyebabkan tanaman melon menjadi kerdil karena nilai tukar kation tanah rendah, sehingga NPK sebagai nutrisi tidak tersedia untuk tanaman. Selain itu, tanaman juga rentan terhadap penyakit karena kekurangan nutrisi. Beberapa hari lalu, aplikasi pucamadu dilakukan untuk meningkatkan pH tanah mendekati 6 atau 7 serta meningkatkan ketersediaan unsur hara. Hasilnya, setelah tiga hari, pH tanah meningkat menjadi 5, dan kondisi daun mulai membaik, dengan keriting daun berkurang dan daun menjadi lebih tegar. Sifat fisik tanah juga membaik, dengan tanah menjadi lebih gembur dan terbentuk granulasi. Ini menunjukkan bahwa aplikasi pucamadu efektif memperbaiki sifat kimia dan fisik tanah. Dengan peningkatan pH ini, diharapkan tanaman melon dapat tumbuh secara normal.