Berikut ini adalah proses uji coba aplikasi pupuk organik Pucamadu pada berbagai jenis tanaman seperti jagung, kentang, padi, dan sayuran, yang dilakukan oleh beberapa petani di daerah Temanggung, Indonesia. Produk Pucamadu diaplikasikan dengan cara disemprotkan dan dicampur dengan air menggunakan berbagai dosis yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan luas area lahan. Dalam video, petani mencoba berbagai metode aplikasi, mulai dari penyemprotan dengan dosis pengenceran 1:100 hingga pemberian langsung pada lubang tanam dengan dosis sekitar 100 ml pupuk cair dicampur air dalam jumlah tertentu. Hasil awal menunjukkan potensi pupuk tersebut dalam mendukung pertumbuhan tanaman secara organik dengan biaya yang relatif murah dan tanpa perlu pupuk kimia tambahan seperti MPK. Dengan hasil ini, pupuk Pucamadu bisa menjadi solusi berkelanjutan untuk pertanian ramah lingkungan dan efisien dari sisi biaya.
Cara Aplikasi Tanaman Semusim dengan Pupuk Hayati Pucamadu
