Kecepatan Tumbuh Pucuk Menentukan Produktivitas

 Kecepatan tumbuh tunas tanaman teh akan mementukan produktivitas karena tanaman teh yang lebih cepat tumbuh tunasnya akan membuat hasil panen yang lebih banyak. Seperti hasil analisa pada tanaman teh yang ada di Tambaksari berikut. Terlihat bahwa tanaman teh yang diaplikasikan Pucamadu memiliki pertumbuhan tunas yang lebih banyak dan cepat dibandingkan tanaman teh tanpa Pucamadu, seperti yang dapat anda saksikan pada video berikut ini.

Tidak Mustahil Industri Teh Nasional Akan Bangkit Kembali

Berikut ini adalah analisa kenaikan panen pucuk teh di Cupunegara, Subang, Jawa Barat  dengan luas area demplot 7 baris atau 1000 meter persegi, setelah 11 hari aplikasi Pucamadu. Menurut info Bapak Nana, petugas dari PT. BMN, didapatkan hasil timbangan sebesar 175kg atau 1,75ton/hektar, naik dari panen sebelum menggunakan Pucamadu sebesar 100kg atau 1ton/hektar. Semoga dengan pengaplikasian Pucamadu dapat meningkatkan kembali gairah industri teh nasional yang sudah lama lesu.

Sekilas Tentang Pucamadu Sawit Dan Aplikasinya

Berikut ini adalah hasil uji coba aplikasi Pucamadu pada tanaman sawit dengan tanah gambut kering di Kebun Kelapa Sawit, Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Dari hasil pengamatan selama kurang lebih 3,5 bulan setelah aplikasi Pucamdu dapat disimpulkan bahwa Pucamadu mampu memperbaiki proses nutrifikasi di dalam tanah sehingga tanaman menjadi lebih hijau. Untuk cara pengaplikasiannya dapat anda pelajari pada video berikut ini.

Pucamadu Sebagai Hormon Pemacu Tumbuh Dan Perangasang Buah

Pertumbuhan tanaman dibagi dalam beberapa tahap, yaitu pecah tunas, vegetatif, generatif dan pemasakan buah. Dengan aplikasi pupuk hayati Pucamadu, dampaknya adalah menambah populasi mikroba tanah, menggemburkan tanah, menambah daya simpan di air tanah, mencegah kehilangan nutrisi di tanah dan mencegah dari serangan penyakit. Sehingga bisa disimpulkan bahwa Pucamadu dapat memacu pertumbuhan pada setiap tahapan fase pertumbuhan tanaman sesuai dengan skenario genetika tanaman.

Testimoni Petani Lahan Pasir Pantai Selatan

Pak Sunardi dari Samas, Bantul, Jogjakarta adalah petani bawang merah yang lahan pertaniannya berada di daerah berpasir. Beliau sudah menggunakan Pucamadu selama 2 tahun dan hasilnya sangat luar biasa. Hal itu terbukti dari peningkatan hasil panen bawang merah sebelum mengggunakan Pucamadu sebesar 1 ton/2000 m lahan, menjadi 2 ton/2000 m lahan atau naik 2 kali lipat setelah menggunakan Pucamadu. Begitu juga dengan pengurangan penggunaan pupuk kimia sebesar 50% setelah menggunakan Pucamadu.

Pucamadu Untuk Mengusir Tikus

Tikus merupakan hama bagi petani saat ini, yang dampaknya sangat merugikan karena merusak tanaman apapun yang ditanam petani. Salah satu cara untuk mengusir tikus dari lahan pertanian adalah menggunakan aplikasi Pucamadu. Walaupun Pucamadu adalah pupuk penyubur tanah dan bukan termasuk racun tikus, tapi bau cuka menyengat yang ditimbulkan Pucamadu terbukti ampuh untuk mengusir tikus di lahan pertanian.

Hasil Panen Padi Dengan Menggunakan Pupuk Hayati Pucamadu

Pak Turahno adalah petani padi dari desa Wono Sri, Kecamatan Blitar, Oku Timur, Sumatera Selatan. Beliau menggunakan pupuk Pucamadu pada tanaman padinya dah hasilnya sangat luar biasa. Timbangan gabah kering hasil panennya hampir mencapai 20 ton per hektar. Tanaman padi yang baru berumur kurang lebih 80 hari sudah keluar padinya dan merunduk seperti pada video berikut ini.